Kabar Berita

Dinilai Berisiko, Dua Merk Obat Tetes Mata Ditarik di AS

Pejabat-pejabat kesehatan Amerika hari Selasa (7/3) memperingkatkan konsumen tentang dua obat tetes mata lagi yang ditarik karena risiko kontaminasi yang dapat menyebabkan masalah penglihatan dan cedera serius.

Pengumuman itu disampaikan menyusul penarikan obat tetes mata yang dibuat di India bulan lalu, yang dikaitkan dengan wabah infeksi yang kebal obat. Satu orang meninggal dunia dan sedikitnya lima lainnya mengalami kehilangan penglihatan permanen.

Belum ada indikasi penarikan terbaru terkait produk tersebut.

Badan urusan Pangan dan Obat-Obatan Amerika (FDA) memasang pemberitahuan tentang penarikan terpisah obat tetes mata tertentu yang didistribusikan oleh Pharmedica dan Apotex setelah perusahaan-perusahaan itu mengatakan mreka telah menarik sebagian produk mereka dari pasar secara sukarela.

Pharmedica Jumat lalu (3/3) mengatakan menarik dua lot “Purely Soothing 15% MSM Drops” karena “masalah yang dapat mengakibatkan kebutaan.” Obat tetes mata yang dijual bebas dirancang untuk mengobati iritasi mata. Perusahaan yang berkantor di Phoenix itu mengatakan konsumen harus segera berhenti menggunakan obat tetes mata itu dan mengembalikannya ke tempat di mana mereka membelinya.

Menurut perusahaan itu hampir 2.900 botol obat tetes mata telah ditarik. Obat tetes mat aitu diproduksi di Arizona.

FDA minggu lalu memasang pengumuman penarikan terpisah obat tetes mata buatan Apotex, yang menarik kembali enam resep obat tetes mata yang digunakan untuk mengobati suatu bentuk glaucoma.

Apotex mengatakan telah memulai penarikan kembali obat-obatan itu setelah menemukan retakan di beberapa tutup botolnya. Obat tetes mata buatan Apotex didistribusikan sebagai Brimonidine Tartrate Ophthalmic Solution 0,15% dan dijual antara bulan April-Februari 2022.

Kedua perusahaan itu mengatakan penarikan obat tetes mata itu dilakukan setelah berkonsultasi dengan FDA. [em/jm]

Terima kasih sudah membaca artikel tentang Dinilai Berisiko, Dua Merk Obat Tetes Mata Ditarik di AS yang tayang pertama kali di VOA. Lihat artikel menarik lainnya disini Dan bagikan jika artikel ini bermanfaat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button