Lainnya

Kemungkinan manfaat dan risiko minum kakao

Minum Kakao Bagi Ibu Hamil – Kakao merupakan minuman yang bergizi dan disukai banyak orang, termasuk ibu hamil. Namun, kita semua tahu bahwa diet wanita hamil cukup istimewa, jadi meskipun dia suka minuman, jika mengandung bahan yang buruk, dia harus berhenti untuk sementara.

1. Bolehkah ibu hamil minum kakao?

Kakao membawa risiko dan manfaat bagi ibu hamil, karena jika Anda minum kakao dalam bentuk cokelat panas, minuman ini sering mengandung sedikit kafein.

Minum Kakao Bagi Ibu Halim - Kitiran Media
“Bolehkah ibu hamil minum coklat?” selalu menjadi pertanyaan banyak ibu hamil (Sumber: Internet)

Sebagian besar profesional perawatan kesehatan setuju bahwa wanita hamil tidak boleh mengonsumsi kafein dalam makanan mereka selama kehamilan, karena dapat merangsang sistem saraf pusat dan diserap ke dalam aliran darah, menyebabkan Beberapa efek samping seperti:

  • Hipertensi
  • Meningkatkan detak jantung
  • Keringat
  • Insomnia
  • Peningkatan risiko keguguran jika dikonsumsi dalam jumlah banyak
  • Secara khusus, kandungan kafein dapat menembus plasenta ke dalam aliran darah bayi dan menetap di sana untuk waktu yang lama, sehingga mengganggu perkembangan janin.

Namun, jika dikonsumsi dalam batas yang diizinkan, kakao tetap menjadi minuman yang mengandung banyak nutrisi sehat dan membantu mengisi kembali energi. Kakao kaya akan flavonoid – bahan aktif yang dapat membantu proses oksida nitrat, membantu meningkatkan aliran darah dalam tubuh, menstabilkan tekanan darah, mengurangi risiko preeklamsia dan melindungi jantung pada ibu hamil.

2. Berapa banyak kakao yang layak diminum ibu hamil?

Untuk mengetahui berapa banyak kakao yang layak diminum ibu hamil per hari, ibu hamil harus berkonsultasi dengan ahli gizi untuk mendapatkan saran terbaik. Namun, biasanya ibu hamil dianjurkan untuk menggunakan kurang dari 200mg kafein per hari untuk memastikan keamanan bagi kesehatan kehamilan, setara dengan sekitar 1 cangkir cokelat panas.

Wanita hamil minum kakao: Manfaat dan kemungkinan risiko
Ibu hamil yang meminum kakao dalam batas yang diperbolehkan tidak akan membahayakan tubuh (Sumber: Internet)

Namun, saat mencampur kakao, perlu diperhatikan bahwa kakao hanya boleh dicampur dengan gula dalam jumlah sedang, sebaiknya dicampur dengan susu untuk menghindari peningkatan kadar gula darah, yang mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi.

Jika Anda tidak diperbolehkan minum kakao, Anda tetap bisa memanfaatkan bubuk kakao murni untuk dijadikan masker yang akan digunakan untuk membantu mempercantik kulit saat hamil.

3. Beberapa minuman mengandung banyak kafein yang harus dihindari ibu hamil

Pakar nutrisi mengatakan bahwa ibu hamil tidak hanya perlu membatasi penggunaan kafein dalam kakao, tetapi juga harus menghindari semua makanan dan minuman berikut ini, karena mengandung kafein dalam jumlah tertentu.

  • Kopi: Kandungan kafein dalam kopi dapat menurunkan laju metabolisme zat besi dalam tubuh sehingga menyebabkan anemia pada ibu hamil.
  • Teh: Ini adalah salah satu minuman yang mengandung kafein dan tanin. Jika dikombinasikan dengan makanan yang mengandung banyak zat besi, maka akan mudah menyebabkan gangguan pencernaan selama kehamilan.
  • Cokelat: Bahan utama yang digunakan untuk membuat cokelat semuanya mengandung kafein.
  • Es krim kopi: Ditemukan bahwa krim kopi mengandung 30-45mm kafein per 100g krim dan es krim cokelat mengandung sekitar 3mg kafein per 100g.
  • Minuman energi: Kandungan kafein dalam minuman energi biasanya akan setara dengan 1 cangkir kopi, jadi ibu hamil juga harus membatasi minum minuman energi selama kehamilan.

Secara umum, sesuai anjuran, ibu hamil sebaiknya membatasi penggunaan minuman berkafein dan kakao merupakan salah satu minuman yang mengandung zat ini. Namun, jika Anda mengonsumsi kakao dalam jumlah sedang dan jarang, efek buruk kakao pada kehamilan relatif rendah, Anda justru akan mendapatkan manfaat kesehatan dari kakao minuman ini.

.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button