Kabar Berita

Laos Dilanda Wabah Antraks, Thailand Tingkatkan Pengawasan Ternak di Perbatasan

Pemerintah Thailand memerintahkan para pejabat untuk memantau secara ketat ternak di sepanjang perbatasan dengan Laos, setelah lebih dari 50 orang dilaporkan tertular antraks di negara tetangganya tersebut.

Pihak berwenang Thailand telah bekerja sama dengan pihak-pihak di Laos setelah menerima laporan mengenai wabah tersebut dan telah menyiapkan vaksin jika ada infeksi yang terdeteksi di Thailand, kata Narong Leangcharuen, direktur Biro Pengendalian Penyakit dan Layanan Kedokteran Hewan di Departemen Pengembangan Peternakan.

Dalam sebuah wawancara dengan lembaga penyiaran negara Thailand, NBT, Jumat (29/3), Narong mengatakan pengangkutan ternak melintasi perbatasan dikontrol dengan ketat. Dia memperingatkan para peternak untuk mengkarantina hewan dari Laos dan segera melaporkan penyakit atau kematian yang mencurigakan.

Thailand telah menerima laporan bahwa 54 orang di Laos telah terinfeksi penyakit ini, kata juru bicara pemerintah Thailand Chai Watcharong dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis. Dia mengatakan Departemen Pengendalian Penyakit Thailand sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat, terutama di sepanjang perbatasan, untuk terus mencermati situasi tersebut.

Media-media di Laos awal bulan ini melaporkan kematian hewan ternak dan kasus orang yang tertular penyakit ini di provinsi selatan Champasak, yang berbatasan dengan Thailand. Saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa.

Antraks adalah penyakit langka namun serius yang disebabkan oleh bakteri dan terutama menyerang hewan ternak. Penyakit ini dapat menyebar ke manusia melalui kontak atau konsumsi hewan yang terinfeksi, dan dapat mematikan, meskipun risiko penularan dari manusia ke manusia rendah.

Laporan-laporan yang dimuat di media yang dikendalikan pemerintah di Laos tidak konsisten. Nanthasan Vannavong, seorang wakil di kantor kesehatan di Champasak, mengakui wabah tersebut dalam konferensi pers awal pekan ini, memperingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi hewan ternak yang sakit.

Kasus antraks pada manusia yang paling baru dilaporkan di Thailand terjadi pada tahun 2000, menurut Departemen Pengembangan Peternakan. [ab/lt]

Terima kasih sudah membaca artikel tentang Laos Dilanda Wabah Antraks, Thailand Tingkatkan Pengawasan Ternak di Perbatasan yang tayang pertama kali di VOA. Lihat artikel menarik lainnya disini Dan bagikan jika artikel ini bermanfaat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button