Kabar Berita

Virus Polio Hampir Punah di Pakistan, Afghanistan 

Upaya pemberantasan global berhasil “menyudutkan” virus polio di “beberapa kantong” wilayah Pakistan dan Afghanistan, dua negara terakhir yang diketahui di mana keberadaan virus itu terus melumpuhkan anak-anak.

Para ahli kesehatan memuji kemajuan yang telah dicapai dalam menangani penyakit yang “rawan mewabah” ini dalam sebuah pengarahan virtual pada pekan lalu untuk menandai satu dekade sejak India dinyatakan bebas dari polio pada bulan Maret 2014.

Deputi Direktur Teknologi Polio dari badan riset dan analisa Bill & Melinda Gates Foundation, Dr. Ananda Bandyopadhyay, mengatakan bahwa Pakistan dan Afghanistan merupakan dua negara di mana polio masih menjadi endemik, tetapi virus itu telah berhasil disudutkan di sejumlah wilayah kantong di beberapa kecamatan kedua negara.

Keberhasilan tersebut tercapai berkat upaya berkelanjutan dalam menggalakkan vaksinasi terhadap populasi yang mendorong virus polio ke ambang kepunahan. Virus polio yang tersebar dengan liar menyerang anak-anak dan dapat melumpuhkan mereka dalam sejumlah kasus yang parah, atau dapat mematikan dalam kasus-kasus tertentu.

Penyakit lumpuh itu merupakan satu-satunya penyakit yang saat ini ditetapkan sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa kasus-kasus yang disebabkan virus polio liar telah menurun lebih dari 99% sejak tahun 1988 dari sekitar 350.000 kasus di lebih dari 125 negara endemis, menjadi hanya dua negara endemis pada Oktober 2023.

Penurunan tersebut disebabkan oleh Inisiatif Pemberantasan Polio Global yang dipimpin oleh WHO, UNICEF, Rotary International, CDC Amerika Serikat, dan Bill & Melinda Gates Foundation. [ti/ka]

Terima kasih sudah membaca artikel tentang Virus Polio Hampir Punah di Pakistan, Afghanistan  yang tayang pertama kali di VOA. Lihat artikel menarik lainnya disini Dan bagikan jika artikel ini bermanfaat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button